Pedukuhan Kamal Dalam Lintasan Sejarah Kulon Progo
Maju menuju Kemakmuran

By kecuk wakidi 13 Mar 2020, 22:59:51 WIB Ekonomi
Pedukuhan Kamal Dalam Lintasan Sejarah Kulon Progo

Karangsari News (23/10) Kamal merupakan pedukuhan kecil di Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih yang memiliki warisan peradaban Syiwa-Buddha, maupun masa mataram islam. Kajian singkat ini berusaha melihat secara sekilas tentang beberapa fakta historis yang pernah ada di Pedukuhan Kamal berdasarkan bukti-bukti sejarah.

Kamal sebagai ‘Pedukuhan’ tua.

Begitu pula di Kamal, terdapat seperti lingga, yoni, dan arca yang oleh masyarakat  Kamal disebut sebagai ‘ lumpang-kenteng’ Dalam database Warisan Budaya Kulon Progo (2013:64-9) disebutkan beberapa benda purbakal seperti yoni, panjang 76 cm, lebar 76 cm, dan tinggi 81 cm dengan nomor inventarisasi BPCB E 17, cerat yoni panjang 30 cm, lebar 30 cm, dan tebal 18 cm dengan lebar saluran 2 cm, yang merupakan patahan dari yoni E 17 dengan inventarisasi BPCB E 18, arca, dan lingga  tersebut berasal dari bawah bukit. Sementara itu , dan banyak batu bata merah  yang juga ditemukan di sekitar lokasi (Profil Cagar Budaya Kabupaten Kulon Progo 2018:68 -9)

Baca Lainnya :

Jika dilihat dari historisnya, maka situs Kamal dengan berbagai barang-barang peninggalannya tersebut menandakan bahwa Kamal merupakan embrio desa (wanua) dari bagian kumpulan desa (watak) di Pinggiran Sungai Progo dan Bogowonto, terutama ketika wilayah ini masuk dalam “Wanua Mataram” sesuai prasasti  Rukam tahun 907 atau pada abad ke 10 (Utomo 1982/1983:191)

Kamal : Pusat Islam Kulon Progo sampai Perang Jawa

Dalam penelitian Suratmin, di Kamal juga ditemukan 3 naskah manuskrip literatur Islam (kitab), selain 6 buah naskah lainnya di Pendem yang berisi masalah aqidah, fiqih, dan syariah.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment